Franz diputusi oleh calon istrinya saat persiapan pernikahan mereka sudah lengkap. Hotel sudah dipesan, makanan sudah disiapkan, bahkan perjalanan bulan madu sudah tersedia.Curhat Franz pada adiknya, Kurt, membawa mereka pada ide mengadakan perjalanan keliling dunia selama 1 tahun sebagai gantinya. Diawali dengan eksekusi rencana pernikahan meski tanpa mempelai wanita.
Memakai uang bonus Franz dan penjualan rumah Kurt, mereka memulai perjalanan keliling dunianya. Perjalanan yang direncanakan berlangsung selama 1 tahun, ternyata berhasil diperpanjang jadi 2 tahun.
Isi buku sebagian besar mengenai apa saja yang mereka temui selama 'petualangan'. La Rue, nenek tiri mereka, setia mengikuti perjalanan mereka dengan memberi paku berwarna pada peta di dindingnya.
Buku diakhiri dengan perayaan ulang tahun La Rue yang ke 100. La Rue meninggal dunia tidak lama setelahnya. Happy ending.
Kata Franz, perjalanan ini mendekatkan dia dengan adiknya. Upaya pendekatan diri yang mahal.
Berhubung saya uda pernah baca buku bertema petualangan keliling dunia lainnya, macam Eat Pray Love, atau The Naked Traveler, jadi merasa buku ini gak terlalu spesial. Yang agak spesial menurut saya justru keterangan di bagian akhir bahwa Franz akan alih profesi menjadi jurnalis perjalanan. Kurtnya? Saya kok lupa, dia disebut apa enggak di bagian akhir.
Gambar dicuri lagi dari kutukutubuku

0 comments:
Post a Comment