Si Roy, adik kelas saya di kampus, mengabadikan kenangan (konyol namun indah)nya selama di kampus ke dalam buku ini. Karena saya mengalami (duluan) hampir semua yang Roy alami di buku ini, maka unsur sentimental dan mendayu-dayu lah yang mewarnai hati saya saat baca buku ini. Aduh... mendayu-dayu...bahasaku...Mulai dari bentakan-bentakan dari senior saat Ospek *di tempat kami, namanya bukan ospek lagi sih, berubah jadi PPAM, yang saya lupa kepanjangannya*. Reaksi awal yang takut, makin hari malah bergeser menjadi konyol. Ya..kalo keseringan dibentak dan dimarahin, kita kan makin lama makin bisa nebak kapan bakal dimarahin. Udah gitu, lama-lama kok terasa menggelikan ya bentakan-bentakan mereka, hihihi.
Ketika sudah masuk masa kuliah, ada Gamtek yang menyita jasmani dan rohani. Ada Perancangan Produk yang ajaib. Ada KP dan skripsi yang membuat membuka mata para mahasiswa tentang susahnya mencari kerja. Ow dan tentu saja, bagian yang diabadikan Roy di relung hati yang paling dalam *taelaaa*, persahabatan dan kekompakan yang indah dari teman-teman seangkatannya.
Ah...pokoknya jadi nostalgia deh baca buku ini.
Gambar diambil dari situsnya si Roy

2 comments:
aw aw aw!
mbak erma ternyata blogger juga.
makasi yaaa! ^^
sama sama Roy :)
Post a Comment