Setelah sekian lama bimbang apakah akan membeli versi terjemahan atau versi aslinya, akhirnya PS. I Love You versi terjemahan jatuh ke tangan saya secara tak sengaja. Datang ke Gramedia Blok M untuk mencari Simple Lie, yang ajaibnya tidak ada (atau tidak tampak oleh saya), akhirnya buku ini yang saya jinjing melewati kasir. Mubazir ke toko buku kalau tidak dapat buku, begitu pembelaan diri saya.PS. I Love You menceritakan Holly yang baru saja ditinggalkan oleh suaminya tercinta karena penyakit tumor otak. Hubungan Holly dengan Gerry (sang suami) yang hangat membuat Holly kehilangan semangat hidupnya setelah Gerry meninggal.
Dua bulan setelah Gerry meninggal, Holy mendapat sebuah paket. Yang ternyata berisi surat-surat dari Gerry yang disiapkannya sebelum meninggal. Ada 10 surat di dalamnya, setiap surat hanya boleh dibuka pada bulan yang tertera di amplop surat. Dan apapun isi surat tersebut, Holly diminta mentaatinya.
Perintah pertama Gerry pada Holly adalah membeli lampu baca, agar sang istri tidak lagi terantuk kaki meja ketika lampu kamar sudah diatikan. Di kesempatan lain, Gerry memesankan tiket berlibur untuk Holly, Sharon, dan Denise. Sahabat-sahabat baik Gerry. Surat-surat ini menjadi kejutan yang menyenangkan untuk Holly. Setiap waktu Holly tak sabar menanti bulan berganti untuk membuka surat Gery berikutnya.
Buku ini memang menaburkan cinta dimana-mana. Cinta Gerry dan Holly, cinta orangtua Holly pada Holly, cinta kakak-adik Holly padanya, tidak ketinggalan indahnya persahabatan Holly, Sharon, dan Denise yang berbeda karakter.
Meski settingnya di Dublin, Irlandia ternyata kebiasaan wanita disana tidak jauh beda dengan kebiasaan wanita masa kini dengan setting AS atau UK.
Buku ini saya rekomendasikan untuk orang-orang yang sedang patah hati/putus cinta. Membuat kita yakin kembali bahwa cinta itu memang seharusnya membuat hidup lebih indah.
Gambar diambil dari Ini Buku

