The Greatest Second Act in the History of Business
(Jeffrey S. Young & William L. Simon)
Thanks to si pacar yang berkoar-koar tentang Steve Jobs dengan Apple nya, dan pidato Steve Jobs di Stanford yang saya temukan tempo hari, saya jadi semangat pengen tau cerita tentang Mr. Jobs ini. Dasar saya memang suka baca semibiografi atau buku yang true-story based, tak pikir panjang, saya minta Kutukutubuku memesankannya di Amazon.
Penulis berusaha merangkai selengkap mungkin kisah hidup Steve Jobs sejak kecil hingga comebacknya ke Apple yang fenomenal. Steve Jobs memang tidak bisa dijadikan secara personal tapi, langkah bisnis dan strateginya membuat saya tercengang-cengang. Ia mendirikan Apple bersama dengan Steve Wozniak. Dari awal Apple memang diproyeksikan sebagai produk pilihan yang fitur-fitur yang belum dimiliki PC yang ada saat itu. Branding dan segmentasinya yang spesifik memang terbukti mampu membangun jaringan pengguna yang lokal.
Berusaha keras membangun Apple, Steve Jobs justru mendapati dirinya didepak dari Apple, perusahaan yang dibangunnya dari nol. Itu terjadi tahun 1985.Meski masih menjadi pemegang saham terbesar, namun Jobs bisa dikatakan kehilangan bagian paling berharga dari hidupnya, keterlibatan langsung dalam mengembangkan produk-produk Apple.
Merasa dirinya masih muda dan tak mau menghabiskan hidupnya untuk menyesali diri, Jobs mendirikan NeXT. Masih berkutat di bidang yang ia cintai, software dan hardware. Produk-produk NeXT nyata memiliki sentuhan khas Jobs, revolusioner (meski belum tentu diterima dengan hidup oleh konsumen). Steve juga mendirikan Pixar, perusahaan pembuat film animasi yang, dengan kerjasamanya dengan Disney, menghasilkan rangkaian film box office berturut-berturut, Toy Story, Monster Inc, A Bugs Life, dan Finding Nemo.
Second act nya di Apple adalah bagian paling fenomenal menurut saya. Bagaimana Steve Jobs menciptakan iPod dengam iTunes nya yang diakui mengubah dunia multimedia. Simak salah satu judul bab di buku ini, "iPod, iTunes, Therefore I Am" cukuplah membuat saya tidak sabar ingin segera melalap habis isis buku ini.
Selesai membaca, saya jadi bertanya-tanya, adakah Stee Jobs-Steve Jobs Indonesia, yang revolusioner, tidak mudah patah dalam kegagalan, dan punya karakter kuat yang sehingga bisa membuat orang yang membencinya juga kagum kepadanya. Ah...berkhayal...
Buku ini berbandrol harga $16.47 di Amazon, dan sampai ke tangan saya dengan bantuan Kutubuku dengan harga Rp 298.650 (sudah termasuk fee dan ongkos kirim gratis untuk Jakarta), kalo hanya 1 buku saja. Tapi berhubung kemarin itu saya pesen sekaligus, harga each nya jadi sedikiiiit lebih murah dari itu.
Gambar nyolong dari Amazon

0 comments:
Post a Comment